Followers

09 March 2014

Tagged under:

Old Story: Shahabat XII IP4 IV




Tulisan ini ditulis pada tanggal 6 Maret 2012 dan baru dipublis saat ini, 9 Maret 2014.


Sudah 9 bulan gue dikandung di kelas ini, dan sebulan lagi kayaknya gue akan dilahirkan (keluar) dari kelas ini (jadi ngandung 10 bulan dong!). Nah, di kelas ini gue telah menemukan beberapa keunikan kombinasi nama yang bisa diambil dari manusia yang dikandungnya. Nama kelas ini sendiri secara asli adalah XII IPA 4, membuat nickname sendiri dengan nama shahabat. Gue sendiri gak ngerti arti dari sahabat yang ada ‘h’nya setelah huruf ‘s’. Dari nama shahabat, gue jadi teringet lagu Nidji-Arti Sahabat dan lagu Kepompong, persahabatan bagai kepompong.

Sebenarnya, gue sudah tahu beberapa keunikan kombinasi dan pasangan nama yang ada di kelas ini, namun baru kepikiran sekarang buat nulis sebagai kenang-kenangan tulisan gue yang satu-satunya related ke kelas gue, XII IPA 4. Here they are.

1.  Eka, Dwi dan Tri
Dengan nama lengkap Farianda Yubi Eka Putra sebagai anak pertama, Dwi Setyo Darmawan sebagai anak kedua, dan Tri Arda Meidiansyah sebagai anak ketiga. Mereka semua adalah siswa yang menggunakan nama eka, dwi dan tri (satu, dua dan tiga), membuatnya seolah-olah ketiga siswa ini menjadi kakak-beradik. Disengaja atau tidak, mereka bertiga dimasukkan dalam satu kelas yang sama. Uniknya, Dwi dan Tri duduk sebangku, tinggal satu rumah (ngekos), dan berasal dari luar kota Palembang. 
*FYI, tidak ada nama catur di angkatan saya, yang ada panca*

2. Ari dan Aries
Ari dengan nama lengkap Ahmad Fitriyansah dan Aries dengan nama lengkap Aries Buana merupakan teman sebangku yang memiliki kemiripan pada nama (panggilan), Ari dan Aries. Nama Ari jika ditambahkan s (baca/tulis: es) akan menjadi Aries. Sesuatu keunikan lainnya, Ari memiliki saudara kandung yang bernama Muhamad Cakra Buana, ada ‘Buana’nya sama halnya seperti Aries Buana. Seolah-olah Aries Buana menjadi seorang kakak lain (kakak selingkuhan :v) dari seorang Ari. Hal ini merupakan sebuah kombinasi unik kakak-beradik lainnya yang saya temui di kelas ini.

3. Fari dan Fakhri
Fari merupakan nama panggilan dari Farianda Yubi Eka Putra dan untuk kedua kalinya ia masuk dalam keunikan kombinasi yang saya temui, sedangkan Fakhri memiliki nama lengkap Fakhri Abdullah. Uniknya, kedua manusia ini duduk sebangku, nomor absen berdekatan dan namanya mirip. Nama Fari jika ditambahkan kh di mediannya (di tengahnya) akan membentuk nama Fakhri. Selain itu, sebelumnya, mereka ini adalah teman sekelas tak sebangku. Fari suka meminta tebengan kepada Fakhri. Fakhri juga sering memuliakan Fari dengan nama “ketua”. Mereka berdua sebelumnya satu ekskul di mana Fari menjabat sebagai ketua dan Fakhri menjabat sebagai anggota. Itulah mengapa Fakhri menyebut-nyebut Fari sebagai ketua, seorang anggota yang sangat setia. Dapat disimpulkan kedua orang ini merupakan kakak-beradik, dilihat dari kemiripannya.

4. Devin dan Kevin
Memiliki nama yang mirip dan sering dipanggil ‘Vin’ membuat kepala mereka tertuju ke sumber bunyi secara bersamaan. Sesama marga ‘Vin’ membuat mereka menjadi manusia dengan kombinasi nama yang unik. Tidak hanya itu, mereka berdua adalah teman sebangku seperti halnya pada nomor di atas. Memiliki nama lengkap Devin Arlando dan Kevin Addi Ramadhan membuat mereka dapat diklasifikasikan sebagai kakak-beradik.

5. Kakak-beradik DEF
Dwi Setyo Darmawan dijuluki sebagai adiknya Emilio oleh teman-teman sekelas, entah kenapa mereka berdua dijuluki kakak-beradik secara nyata, tidak seperti halnya nomor-nomor di atas. Sampai-sampai mereka berdua dikatakan tinggal serumah. Nah, Apa maksud DEF pada judul di atas? Yup, teman gue menambahkan saudara lain F menjadi DEF, siapakah F itu? F adalah Fakhri Abdullah yang sudah saya sebutkan sebelumnya, di mana D adalah Dwi dan E adalah Emilio. Uniknya, mereka bertiga ini memiliki abjad yang unik yaitu DEF, kakak-beradik DEF ini memiliki nomor absen yang berdekatan pula.

6. King and Queen
Di kelas ini, ada anak yang memiliki nama Queen dengan nama lengkap Queen Bella Meilania, Adakah cowok yang memiliki nama King? Jelas tidak ada jawabannya. Namun saya dapat menemukan cara lain untuk menemukan the King, siswa tersebut adalah Maharaja Arizona. Pada namanya terdapat nama raja, jika diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi King. King dan Queen sebuah keunikan lain yang saya temukan. Sayangnya, the King yang awalnya ditetapkan masuk di kelas XII IPA 4 pergi ke negeri Paman Sam, belajar dan tinggal di sana selama satu tahun dalam rangka pertukaran pelajar, AFS Student Exchange. Tentu saja hal ini membuat Queen bersedih karena ditinggal oleh King.

7. Pangeran dan Ratu
{Ceritanya lanjut dari pernyataan nomor 6} Queen yang ditinggal oleh King yang pergi ke negeri Paman Sam menerjemahkan namanya menjadi Ratu (dalam bahasa Indonesia), Ia pun memilki pasangan baru yaitu Pangeran. Siapakah Pangeran itu? Dia adalah Dwi Setyo Darmawan yang telah disebutkan pada bagian atas. Pada awalnya, waktu kelas X (kelas sepuluh, bukan variabel x), dua tahun yang lalu, Dwi Setyo dijuluki sebagai pangeran yang dikenal dengan sebutan Pangeran Tyo. Entah apa yang melatarbelakangi julukan “Pangeran” yang diberikan kepada Dwi Setyo. Sampai-sampai dibuat grup facebook Pangeran Tyo. Sayangnya, julukan “Pangeran” telah menghilang seiring berjalannya waktu, meskipun begitu hal ini merupakan keunikan lainnya yang terdapat dalam kelas ini yaitu Pangeran dan Ratu.

8. Duo Fitri
Terdapat dua orang siswa yang memiliki nama fitri pada namanya, mereka ini memiliki jenis kelamin yang berbeda, mereka adalah Ahmad Fitriyansah dan Fitri Amaliah. Uniknya, mereka sama-sama bermata chinese, selain itu huruf pada inisial namanya sama namun berkebalikan (AF vice versa FA). Dapat disimpulkan bahwa mereka adalah kakak-beradik lainnya yang terdapat dalam kelas ini.

9. The Black Soldier
Maulana Jailani Irham dan Khalil Al-Rahman merupakan teman sebangku di kelas saya. Kemiripan yang mereka miliki yaitu sama-sama berkulit gelap dan paling gelap dibandingkan dengan cowok yang lain (sorry kok jadi rasis gini :v), itulah mengapa saya menyebutnya The Black Soldier. Selain itu, keunikan yang mereka miliki memiliki kesamaan dengan keunikan pada no. 3 (Fari dan Fakhri), sebuah keunikan sendiri antar nomor yaitu no. 3 dan no. 9 (Uniknya lagi pada angka/nomor 3 jika dikuadratkan menjadi 9, saya membuat urutan nomornya secara tidak sengaja lho). Maulana dan Khalil memiliki ekskul yang sama, merupakan teman sekelas tak sebangku sebelumnya, dan juga Maulana bertindak sebagai ketua eksulnya dan Khalil sebagai anggotanya. Hal tersebut sangatlah sama dengan bagian pada no. 3 (coba baca lagi), perbedaannya yaitu Khalil tidak memuja secara berlebihan dengan mengatakan Maulana sebagai ketua, beda halnya dengan Fakhri yang menjunjung tinggi Fari sebagai ketua. 

Nah, dari keunikan di atas, terdapat 6 pernyataan yang saya katakan “kakak-beradik” ataupun sebagai saudara (1,2,3,4,5,8). Dari pernyataan-pernyataan tersebut dapat dirinci menjadi tiga golongan persaudaraan yaitu:
1. Dengan mengaitkan pernyataan nomor 1, 3 dan 5 dapat disimpulkan tali persaudaraan, Fari(Eka)-Fakhri-Emilio-Dwi-Tri
2. Dengan mengaitkan pernyataan nomor 2 dan 8 dapat disimpulkan tali persaudaraan, Ari-Aries-Fitri
3. Persaudaraan marga “Vin” pada pernyataan nomor 4, Devin-Kevin

Kok bisa ya? Hal-hal di atas terkoneksi secara unik. Nampaknya, semua sudah ditakdirkan oleh Tuhan. If you know, doa saya agar bisa sekelas dengan dua nama siswa terwujud di kelas ini, hebatnya keduanya terwujud sekaligus.


Mohon maaf untuk nama-nama di atas kalau ada hal-hal yang kurang mengenakan, terutama pada poin nomor 5 dan poin nomor 9, this is just for fun :v




0 comments: