Followers

15 March 2014

Tagged under:

Transformasi: Simple Plane




Ok, saya kembali lagi di blog ini setelah kurang lebih 3 tahun tidak update secara berkala. Kalau pun dalam 3 tahun tersebut saya update sesuatu, palingan saya ngepos setahun kurang dari enam kali, jarang banget pokoknya dibanding dengan pas lagi awal-awal ngeblog.

Buktinya ada pada grafik di bawah ini, terlihat banget kan pengunjung blog ini semakin sepi..
(Entah kenapa blogger nunjukkin stats nya dimulai dari tahun 2007, mestinya tahun 2009 -_-)


Puncak pengunjung terbanyak ya pas AFF Suzuki Cup 2010 yang lalu, yaitu pada saat timnas Indonesia berhasil melaju ke babak final. Momen itu saya manfaatkan untuk ngepos sesuatu tentang sepakbola, simulasi Pro Evolution Soccer, timnas in PES lah dan bermacam-macam. Terbukti pada saat itu, pengunjung pada blog saya meningkat pesat yaitu sebanyak 9000 view ke atas.

Seiring dengan berjalannya waktu, pengunjung yang datang semakin menurun, ditambah lagi saya tidak mengepos sesuatu di blog ini secara berkala. Untuk saat ini saja view nya hanya berkisar pada angka 600 per bulan Barulah pada penghujung tahun 2013 saya berpikiran kembali untuk ngeblog.

Awalnya saya sempat kepikiran untuk pindah ke wordpress. Why? Karena wordpress punya template yang lebih modern dan rich dibandingkan dengan Blogger, selain itu modifikasi webnya juga lebih banyak. Cuma gara-gara itu aja, bisa buat saya mau pindah.

Ditambah juga saya ingin menginstall ulang semua tulisan saya. Karena tulisan saya yang berikutnya kemungkinan akan sedikit yang berkaitan dengan simulasi Pro Evo Soccer maupun sepakbola nasional. Sangat kontras pokoknya dengan tulisan sebelum-sebelumnya.

Sempat buat Wordpress
Sebenarnya pada bulan puasa tahun 2010 saya sempat membuat wordpress, dan rencananya saya akan mengisinya dengan tulisan-tulisan berbahasa Inggris. Di saat itu pula untuk pertama kalinya saya membuat twitter.

Tapi entah kenapa semua itu menghilang begitu saja. Wordpress dan twitter yang saya buat itu sama sekali tidak terurus. Saya malahan lebih fokus ke blogger dan pada saat itu lalu lintas di blogger saya meningkat pesat.

Barulah pada tahun 2014, saya mencoba membuka wordpress yang sudah lama tidak terurus tersebut. Sayangnya, saya sudah lama lupa dengan kata sandinya. Bahkan twitter yang pertama kali saya buat pun hampa tidak ada apa-apa. Karena kata sandinya juga lupa, twitter yang saya pakai saat ini pun merupakan twitter kedua yang sukses saya eksekusi dibuat setahun setelah twitter pertama dibuat.

Kembali ke habitat awal dan cari template
Karena gagal membuka kembali wordpress yang lama tersebut. Saya beralih kembali ke blog ini. Daripada buat dari nol lagi, mending melanjutkan yang sudah ada. Meskipun templatenya tidak sebagus wordpress, saya berusaha mencari tema yang cocok untuk blog ini. Dan akhirnya, setelah terus menerus mencari, saya menemukan template yang modern dan saya suka.

Terdapat banyak pilihan sebenarnya, saya juga sempat mengganti template sebanyak 2x sejak template facebook yang sebelumnya saya pakai. Dan yang ini merupakan yang ketiga kalinya sejak kala itu. Saya menemukan rasa segar yang tepat pada template ini.

Masalahnya template yang dibuat oleh pembuat. Memiliki jalur yang berbeda dengan yang saya inginkan. Pada gambar post yang ditunjukkan di bagian depan, ukurannya 180x180, sedangkan gambar pada post saya kebanyakan berukuran 4:3, akibatnya gambar jadi tidak proporsional dan profesional. Selain itu ukuran gambar pada related post juga tidak koheren dengan gambar yang sesungguhnya. Ukurannya 4:3 namun gambar yang diambil merupakan ukuran gambar 1:1 yang dipaksa menjadi 4:3. Ketidaksesuaian tersebut membuat saya untuk mengambil langkah. Opsi pertama adalah mengubah semua gambar di postingan blog saya menjadi ukuran 1:1, sedangkan opsi kedua adalah mengkonfigurasi kode html pada template tersebut. Dan saya memilih opsi kedua, jika gagal terpaksa ke opsi pertama.

Pada bagian HTML nya saya mencoba untuk mengganti beberapa kode. Saya nggak tahu banyak sih mengenai web designing, HTML, CSS maupun java. Saya hanya mengikuti insting saja pada bagian mana yang akan diubah. Akhirnya setelah terus-menerus mencoba mengganti kode, save template, refresh blog dan lihat mana bagian yang berubah, saya berhasil mengganti ukuran gambar pada related post.

Namun pada bagian gambar post di depan agak kesulian untuk saya ubah. Saya mencoba berkali-kali mengganti kode html dan tiada satu pun perubahan yang dialami. Saya sempat berpikiran untuk melanjutkan ke opsi pertama.

Saya menyadari sesuatu dan mencoba cara lain dengan melakukan inspect element menggunakan Firefox. Pada saat itu saya menyadari bagian mana yang harus diganti. Ukuran 1:1 itu adalah 180x180, selanjutnya saya mengganti ke ukuran 210x160. Masalahnya, banyak terdapat ukuran 180x180 dan saya pun mencoba satu-satu, bagian mana yang mesti diubah.
Akhirnya, saya berhasil mengubah ukuran pada bagian gambar post di depan. Dengan begitu opsi kedua berhasil saya kerjakan. Andaikan saya seorang yang advance mengenai web, html, css, java mungkin tidak perlu mencoba berkali-kali seperti itu ya haha.

Namun dan lagi-lagi namun, saya mencoba membuka blog saya di komputer kampus yang proporsi layarnya bukan wide screen seperti pada laptop saya. Dan saya lihat ukuran gambar post di depan masih 1:1. Saya pun bertanya: apakah belum tersimpan pada saat saya mengedit template tadi?

Jawabannya “sudah”, saya pun kembali bertanya: jadi, apa masalahnya? Kembali lagi dengan insting mencoba-coba saya, (meskipun melelahkan :v) saya mengecilkan browser web dan tada! Ukurannya menjadi 1:1. Ternyata di situlah letak masalahnya, saya berhipotesa bahwa masih ada bagian kode lain yang mesti diubah ke ukuran 210x160, dan saat itu saya menyadari bahwa ukuran 180x180 yang jumlahnya banyak tadi mesti diganti juga menjadi 210x160. Dari situ semua “Problem Solved”, saya sangat senang setelah sekian kali mencoba-coba.

Back to the main topic, Simple Plane
Oke, sudah dulu OOT di atas, lanjut ke inti topik sesuai dengan judul post ini yaitu mengenai nama baru pada blog saya. Mengenai asal-usul kenapa saya menggunakan nama Simple Plane.

Nah, awalnya, nama Simple Plane bersumber dari kata pesawat sederhana yang saya konversi ke bahasa Inggris. Namun setelah saya sadari, pesawat sederhana jika diterjemahkan ke bahasa Inggris akan menjadi simple machine, bukan simple plane. Bahkan sebelumnya saya berpikir  kalau pesawat sederhana artinya simple plane dalam bahasa Inggris, aneh juga haha, pasti ada arti lain yang sesungguhnya. Dan setelah saya bertanya ke forum bahasa Inggris di kaskus, ternyata pesawat sederhana in english adalah simple machine.

Pendirian saya tetap teguh, saya masih menggunakan nama simple plane, karena menurut saya lebih unik dan keren daripada simple machine yang kedengarannya kaku dan menunjukkan kalau blog ini akan membahas hal-hal tentang mesin :v

Selain itu terdapat alasan lain kenapa saya memilih simple plane, ini dia jawabannya:

Ternyata, kebetulan banget lho kalau penyebutan simple plane itu sama dengan simple plain. Kayak penyebutan fair dengan fare yang juga sama. kalo simple plain artinya
simple: not complicated, easy to understand
plain: easy to understand
Kedua-duanya memiliki arti yang sebelas dua belas, yang satu merupakan adjective, yang satu merupakan noun. However, kata simple plain jadi kayak YDS gitu haha, kayak bilang hot fire, salty fretzel, etc.

Sebagai tambahan, simple plane tanpa huruf "e" di belakang juga aka menjadi simple plan yang artinya rencana sederhana, dan juga merupakan nama band barat.

Pokoknya, benar-benar kebetulan nama Simple Plane ini terbentuk. Dari iseng, ingin mengetahui pesawat sederhana dalam bahasa Inggris, terus mendadak nama tersebut mengambarkan sesuatu yang sederhana yaitu simple dan plain (plane).

Nah, sesuai judulnya simple, dan plane (plain)
Maksud dan tujuan dari blog ini agar dapat dicerna orang yang membacanya (meskipun ada yang bahasa Inggris juga, I just want to try to learn)
Blog ini juga akan diisi dengan hal-hal yang berbeda dengan sebelumnya, meskipun saya tidak menjamin tujuan simple dan plain ini akan tercapai atau tidak.

Ok, akhir kata dari saya, selamat membaca!

"Simplicity is the ultimate form of sophistication” -Leonardo da Vinci
Simple Plane, 2014







09 March 2014

Tagged under:

Old Story: Shahabat XII IP4 IV




Tulisan ini ditulis pada tanggal 6 Maret 2012 dan baru dipublis saat ini, 9 Maret 2014.


Sudah 9 bulan gue dikandung di kelas ini, dan sebulan lagi kayaknya gue akan dilahirkan (keluar) dari kelas ini (jadi ngandung 10 bulan dong!). Nah, di kelas ini gue telah menemukan beberapa keunikan kombinasi nama yang bisa diambil dari manusia yang dikandungnya. Nama kelas ini sendiri secara asli adalah XII IPA 4, membuat nickname sendiri dengan nama shahabat. Gue sendiri gak ngerti arti dari sahabat yang ada ‘h’nya setelah huruf ‘s’. Dari nama shahabat, gue jadi teringet lagu Nidji-Arti Sahabat dan lagu Kepompong, persahabatan bagai kepompong.

Sebenarnya, gue sudah tahu beberapa keunikan kombinasi dan pasangan nama yang ada di kelas ini, namun baru kepikiran sekarang buat nulis sebagai kenang-kenangan tulisan gue yang satu-satunya related ke kelas gue, XII IPA 4. Here they are.

1.  Eka, Dwi dan Tri
Dengan nama lengkap Farianda Yubi Eka Putra sebagai anak pertama, Dwi Setyo Darmawan sebagai anak kedua, dan Tri Arda Meidiansyah sebagai anak ketiga. Mereka semua adalah siswa yang menggunakan nama eka, dwi dan tri (satu, dua dan tiga), membuatnya seolah-olah ketiga siswa ini menjadi kakak-beradik. Disengaja atau tidak, mereka bertiga dimasukkan dalam satu kelas yang sama. Uniknya, Dwi dan Tri duduk sebangku, tinggal satu rumah (ngekos), dan berasal dari luar kota Palembang. 
*FYI, tidak ada nama catur di angkatan saya, yang ada panca*

2. Ari dan Aries
Ari dengan nama lengkap Ahmad Fitriyansah dan Aries dengan nama lengkap Aries Buana merupakan teman sebangku yang memiliki kemiripan pada nama (panggilan), Ari dan Aries. Nama Ari jika ditambahkan s (baca/tulis: es) akan menjadi Aries. Sesuatu keunikan lainnya, Ari memiliki saudara kandung yang bernama Muhamad Cakra Buana, ada ‘Buana’nya sama halnya seperti Aries Buana. Seolah-olah Aries Buana menjadi seorang kakak lain (kakak selingkuhan :v) dari seorang Ari. Hal ini merupakan sebuah kombinasi unik kakak-beradik lainnya yang saya temui di kelas ini.

3. Fari dan Fakhri
Fari merupakan nama panggilan dari Farianda Yubi Eka Putra dan untuk kedua kalinya ia masuk dalam keunikan kombinasi yang saya temui, sedangkan Fakhri memiliki nama lengkap Fakhri Abdullah. Uniknya, kedua manusia ini duduk sebangku, nomor absen berdekatan dan namanya mirip. Nama Fari jika ditambahkan kh di mediannya (di tengahnya) akan membentuk nama Fakhri. Selain itu, sebelumnya, mereka ini adalah teman sekelas tak sebangku. Fari suka meminta tebengan kepada Fakhri. Fakhri juga sering memuliakan Fari dengan nama “ketua”. Mereka berdua sebelumnya satu ekskul di mana Fari menjabat sebagai ketua dan Fakhri menjabat sebagai anggota. Itulah mengapa Fakhri menyebut-nyebut Fari sebagai ketua, seorang anggota yang sangat setia. Dapat disimpulkan kedua orang ini merupakan kakak-beradik, dilihat dari kemiripannya.

4. Devin dan Kevin
Memiliki nama yang mirip dan sering dipanggil ‘Vin’ membuat kepala mereka tertuju ke sumber bunyi secara bersamaan. Sesama marga ‘Vin’ membuat mereka menjadi manusia dengan kombinasi nama yang unik. Tidak hanya itu, mereka berdua adalah teman sebangku seperti halnya pada nomor di atas. Memiliki nama lengkap Devin Arlando dan Kevin Addi Ramadhan membuat mereka dapat diklasifikasikan sebagai kakak-beradik.

5. Kakak-beradik DEF
Dwi Setyo Darmawan dijuluki sebagai adiknya Emilio oleh teman-teman sekelas, entah kenapa mereka berdua dijuluki kakak-beradik secara nyata, tidak seperti halnya nomor-nomor di atas. Sampai-sampai mereka berdua dikatakan tinggal serumah. Nah, Apa maksud DEF pada judul di atas? Yup, teman gue menambahkan saudara lain F menjadi DEF, siapakah F itu? F adalah Fakhri Abdullah yang sudah saya sebutkan sebelumnya, di mana D adalah Dwi dan E adalah Emilio. Uniknya, mereka bertiga ini memiliki abjad yang unik yaitu DEF, kakak-beradik DEF ini memiliki nomor absen yang berdekatan pula.

6. King and Queen
Di kelas ini, ada anak yang memiliki nama Queen dengan nama lengkap Queen Bella Meilania, Adakah cowok yang memiliki nama King? Jelas tidak ada jawabannya. Namun saya dapat menemukan cara lain untuk menemukan the King, siswa tersebut adalah Maharaja Arizona. Pada namanya terdapat nama raja, jika diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi King. King dan Queen sebuah keunikan lain yang saya temukan. Sayangnya, the King yang awalnya ditetapkan masuk di kelas XII IPA 4 pergi ke negeri Paman Sam, belajar dan tinggal di sana selama satu tahun dalam rangka pertukaran pelajar, AFS Student Exchange. Tentu saja hal ini membuat Queen bersedih karena ditinggal oleh King.

7. Pangeran dan Ratu
{Ceritanya lanjut dari pernyataan nomor 6} Queen yang ditinggal oleh King yang pergi ke negeri Paman Sam menerjemahkan namanya menjadi Ratu (dalam bahasa Indonesia), Ia pun memilki pasangan baru yaitu Pangeran. Siapakah Pangeran itu? Dia adalah Dwi Setyo Darmawan yang telah disebutkan pada bagian atas. Pada awalnya, waktu kelas X (kelas sepuluh, bukan variabel x), dua tahun yang lalu, Dwi Setyo dijuluki sebagai pangeran yang dikenal dengan sebutan Pangeran Tyo. Entah apa yang melatarbelakangi julukan “Pangeran” yang diberikan kepada Dwi Setyo. Sampai-sampai dibuat grup facebook Pangeran Tyo. Sayangnya, julukan “Pangeran” telah menghilang seiring berjalannya waktu, meskipun begitu hal ini merupakan keunikan lainnya yang terdapat dalam kelas ini yaitu Pangeran dan Ratu.

8. Duo Fitri
Terdapat dua orang siswa yang memiliki nama fitri pada namanya, mereka ini memiliki jenis kelamin yang berbeda, mereka adalah Ahmad Fitriyansah dan Fitri Amaliah. Uniknya, mereka sama-sama bermata chinese, selain itu huruf pada inisial namanya sama namun berkebalikan (AF vice versa FA). Dapat disimpulkan bahwa mereka adalah kakak-beradik lainnya yang terdapat dalam kelas ini.

9. The Black Soldier
Maulana Jailani Irham dan Khalil Al-Rahman merupakan teman sebangku di kelas saya. Kemiripan yang mereka miliki yaitu sama-sama berkulit gelap dan paling gelap dibandingkan dengan cowok yang lain (sorry kok jadi rasis gini :v), itulah mengapa saya menyebutnya The Black Soldier. Selain itu, keunikan yang mereka miliki memiliki kesamaan dengan keunikan pada no. 3 (Fari dan Fakhri), sebuah keunikan sendiri antar nomor yaitu no. 3 dan no. 9 (Uniknya lagi pada angka/nomor 3 jika dikuadratkan menjadi 9, saya membuat urutan nomornya secara tidak sengaja lho). Maulana dan Khalil memiliki ekskul yang sama, merupakan teman sekelas tak sebangku sebelumnya, dan juga Maulana bertindak sebagai ketua eksulnya dan Khalil sebagai anggotanya. Hal tersebut sangatlah sama dengan bagian pada no. 3 (coba baca lagi), perbedaannya yaitu Khalil tidak memuja secara berlebihan dengan mengatakan Maulana sebagai ketua, beda halnya dengan Fakhri yang menjunjung tinggi Fari sebagai ketua. 

Nah, dari keunikan di atas, terdapat 6 pernyataan yang saya katakan “kakak-beradik” ataupun sebagai saudara (1,2,3,4,5,8). Dari pernyataan-pernyataan tersebut dapat dirinci menjadi tiga golongan persaudaraan yaitu:
1. Dengan mengaitkan pernyataan nomor 1, 3 dan 5 dapat disimpulkan tali persaudaraan, Fari(Eka)-Fakhri-Emilio-Dwi-Tri
2. Dengan mengaitkan pernyataan nomor 2 dan 8 dapat disimpulkan tali persaudaraan, Ari-Aries-Fitri
3. Persaudaraan marga “Vin” pada pernyataan nomor 4, Devin-Kevin

Kok bisa ya? Hal-hal di atas terkoneksi secara unik. Nampaknya, semua sudah ditakdirkan oleh Tuhan. If you know, doa saya agar bisa sekelas dengan dua nama siswa terwujud di kelas ini, hebatnya keduanya terwujud sekaligus.


Mohon maaf untuk nama-nama di atas kalau ada hal-hal yang kurang mengenakan, terutama pada poin nomor 5 dan poin nomor 9, this is just for fun :v




02 December 2013

Tagged under: ,

Bursa Transfer Liga Unifikasi Indonesia - Indonesia Super League 2014 [Lengkap]


Liga Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama Indonesia Super League kabarnya bakal digelar akhir bulan Januari 2014 mendatang. Kontestan berasal dari 18 klub ISL dan 7 klub IPL  yang akan diverifikasi terlebih dahulu.

Format liga belum ditetapkan apakah akan menggunakan format dua wilayah atau format satu wilayah, tergantung dari hasil verifikasi. Jumlah kontestan minimal 15 klub dan maksimal 22 klub dari hasil verifikasi tersebut. Jika kontestan yang lolos sebanyak 22 klub kemungkinan akan menggunakan format dua wilayah. Format liga rencananya akan ditentukan pada bulan Desember.

Peraturan untuk pemain asingnya juga diperkirakan menggunakan format 3+1 (3 pemain asing + 1 pemain asia), namun hanya tiga pemain asing saja yang boleh masuk line-up.

Kali ini saya akan memaparkan bagaimana bursa transfer Liga Indonesia saat ini. Berikut ini adalah daftar pemain masuk per klub.

Arema Cronous
Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Samsul Arif (Persela Lamongan), Juan Revi (PSS Sleman), Arif Suyono (Mitra Kukar), Gustavo Lopez (Persela Lamongan)
Sebagai klub besar, awalnya, Arema termasuk lambat dalam bursa transfer kali ini. Beberapa pemain mudanya dikabarkan hengkang ke Persebaya, ada juga yang dipinjamkan ke klub lain. Namun secara mengejutkan, Arema memanggil kembali pemain-pemain winning eleven-nya saat ISL 2009/2010, mereka adalah Ahmad Bustomi dan Juan Revi. Mereka juga sukses mendapatkan Samsul Arif yang diincar oleh Persebaya, Semen Padang, SFC dan Persepam.

Barito Putera
Abanda Herman (Persib Bandung), Joko Ribowo (Persijap Jepara), Yoshua Pahabol (Semen Padang), Tonnie Cussel (Ajax Zaterdag)
Duo Mali dari Barito dikabarkan bergabung dengan Persib. Sampai saat ini Barito belum menemukan pengganti yang sepadan. Akankah Barito akan memberikan kejutan kembali di ISL 2014?

Persegres Gresik United
Mahyadi Panggabean (Sriwijaya FC), Legimin Raharjo, Herman Romansyah (Arema Indonesia), Markus Bahtiar (Persijap Jepara), Pape Ndiaye (Persidafon Dafonsoro), Sukasto Effendi (Persepar Palangkaraya), Dedi Indra, Fajar Handika, Jimmy Suparno (Persela Lamongan), Reza Mustofa (Arema Cronous), Hamdi Ramdhan (Persiba Bantul), Yusuf Hamzah (Persebaya Surabaya 1927), Pape Ndiaye (Persidafon Dafonsoro)
Ketidakpastian membuat, beberapa punggawa Gresik pindah ke klub lain, seperti Ambrizal dan Siswanto yang dirumorkan akan menuju Persebaya. Rencananya manajemen akan mempertahankan sekitar 10 muka lama. Di tangan Agus Yuwono, klub ini bakal dihuni oleh kebanyakan mantan pemain yang pernah bermain di IPL.

Persepam Madura United
Nopendi, Slamet Nur Cahyo (Persiba Bantul), Guy Junior Ondoua (Persiwa Wamena)
Klub asal Madura ini semakin diperkental dengan punggawa Persiba Bantul. Ketiga pemain Persiba Bantul di atas menyusul jejak Busari, pemain yang musim lalu meninggalkan Bantul. Persepam juga mengincar Samsul Arif, namun dia sudah deal dengan Arema. Klub ini patut diwaspadai, mereka akan menunjukkan kejutannya di ISL 2014.

Mitra Kukar
Erick Weeks Lewis (Sriwijaya FC), Otavio Dutra (Persipura Jayapura), Bima Sakti (Persepar Palangkaraya), Anindito Wahyu (Persija Jakarta)
Klub kaya asal Kalimantan ini belum memastikan pemain yang akan masuk. Di sisi lain, beberapa pemain intinya hengkang ke klub lain, seperti Ahmad Bustomi, Hamka Hamzah ke PKNS, klub Malaysia. Ditambah lagi Duo Argentina, Paolo Frangipane dan Esteban Herrera yang pergi meninggalkan Mitra Kukar. Untungnya, Maitimo yang dikabarkan hengkang, dipastikan akan bertahan.

Pelita Bandung Raya
Johan Juansyah (Persija Jakarta), Denis Romanovs (Pro Duta), David Laly (Persidafon Dafonsoro), Diaz Angga (Persisam Samarinda), Kim Kurniawan (Persema Malang)
Klub ini akan mempertahankan beberapa pemain muda potensialnya. Kabarnya, beberapa pemain akan dibuang dan kebanyakan pemain berumur di atas 25 tahun yang akan dibuang. Selain itu, beberapa pemain Pelita U-21 akan dipromosikan ke tim senior. Tiga punggawa Persib juga dikabarkan akan masuk ke Pelita, mereka adalah Rizki Bagja, Maman Abdurahman dan Airlangga.

Persebaya Surabaya {Cronous}
Ferry Rotinsulu, Vava Mario Yagalo, Novri Setiawan, Diego Michiels (Sriwijaya FC), Abdurahman Lestaluhu, Zainal Haq, Manahati Lestusen (SAD), Fandi Eko Utomo (Persela Lamongan), M. Ilham, Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne (Persija Jakarta), Hasyim Kipuw, Dedi Kusnandar (Arema Cronous), Ambrizal (Persegres Gresik), Patrice Nzekou (Persiba Balikpapan), Daniel Monchare
Meskipun masih sebatas rumor transfer, sebagai tim promosi, Persebaya merupakan klub yang paling wow dalam bursa transfer liga Indonesia kali ini. Rahmad Dermawan yang saat ini menukangi Indonesia U-23 ditunjuk sebagai pelatih Persebaya. Beberapa pemain U-23 juga dikabarkan pindah ke klub ini. Selain yang disebutkan di atas masih banyak pemain lain yang dirumorkan merapat ke klub ini, seperti Ramdani Lestaluhu, Alfin Tuasalamony, Zulham Zamrun, Samsul Arif, Fachrudin Aryanto, dan lain-lain. Hanya empat muka lama yang dipertahankan. Persebaya dengan kombinasi pemain U-23, SAD, Arema, Timnas dan muka-muka lama diaduk oleh RD sebagai coach, menargetkan juara ISL tahun depan. Di sini dapat saya simpulkan bahwa, Persebaya merupakan tim kuda hitam yang berisikan pemain bintang yang kebanyakan masih muda. Sudah tiga kali RD gagal menjuarai ISL dengan skuad bintangnya: Persija, Pelita Jaya dan Arema. Akankah dia berhasil di Persebaya kali ini?

Persela Lamongan
Dilanda masalah finansial menyulitkan Persela untuk mempertahankan pemain lama dan merekrut pemain baru untuk kompetisi ISL 2014. Roman Golian yang hampir dipastikan bertahan, masih bimbang menentukan kelanjutannya. Dua pemain bintang lokalnya pun dikabarkan hengkang, Samsul Arif hengkang ke Arema dan Fandi Eko dikabarkan ke Persebaya. Bisakah Persela menghadapi kompetisi musim depan? Atau mereka kalah sebelum berperang karena dinyatakan tidak lulus verifikasi?

Perseru Serui
Stevie Bonsavia (Persiram Raja Ampat), Okto Maniani (Barito Putera), Cornelius Geddy (Jakarta FC), O.K. John (Persiwa Wamena), Galih Sudaryono (Persija Jakarta), Fandry Imbiri (Persipura Jayapura)
Meskipun dua klub asal Papua lainnya yaitu Persiwa dan Persidafon turun kasta, muncul Papua lainnya yang menggantikannya yaitu Perseru Serui. Akankah klub dengan kota kecil ini bisa memberikan kejutan dan menunjukkan eksistensinya di ISL 2014?

Persib Bandung
Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda), Makan Konate, Djibril Coulibaly (Barito Putera), Ahmad Jufriyanto, Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), M. Taufiq (Persebaya Surabaya 1927), M. Natshir (Arema Cronous)
Klub ini bergerak paling cepat untuk mendapatkan pemain-pemain bintang baik pemain lokal maupun pemain asing. Seperti halnya tahun lalu, mereka menggaet beberapa pemain Sriwijaya FC seperti Firman Utina, Supardi dan M. Ridwan. Kali ini, Jupe, Abdul Rahman dan Tantan menjadi alumni SFC yang akan melengkapi kiprahnya di Persib. Dengan pemain-pemain bintangnya, akankah Persib mengakhiri puasa gelarnya kali ini?

Persiba Balikpapan
Rizki Novriansyah (Persegres Gresik), Harinovian Caniago (Persiwa Wamena), Joko Sidik (Persisam Samarinda)
Secara mengejutkan, Yus Arfandi, sang kapten dan pemain yang dianggap loyal meninggalkan klub ini dan berpaling ke Persisam. Klub asal Borneo ini merupakan klub yang cukup lamban dalam bursa transfer kali ini.

Persija Jakarta
Egi Melgiansyah (Arema Cronous), Dany Saputra (Persebaya Surabaya 1927)
Beberapa pemain banyak yang hengkang dari klub ini, kekhawatiran akan masalah gaji merupakan penyebab utamanya. Meskipun memiliki suporter yang besar, Persija kesulitan dalam masalah dana. Ismed Sofyan bisa dikatakan pemain yang paling loyal di Persija sampai saat ini, meskipun sempat diisukan pindah ke Persita Tangerang, hatinya tetap untuk Persija.

Persik Kediri
Sebagai klub promosi, sampai saat ini belum terdengar kabar transfer di klub ini. Masalah dana dan sponsor merupakan masalah utama. Kemungkinan besar mereka akan menggunakan pemain musim lalu. Akankah Persik Kediri mengulangi kejayaannya sebagai tim papan atas di liga Indonesia kali ini?

Persipura Jayapura
Titus Bonai (Semen Padang), Andri Ibo (Persidafon Dafonsoro), Dominggus Fakdawer (Persita Tangerang), Boakay Eddy Foday (Sriwijaya FC)
Sampai saat ini belum terdengar kabar transfer di klub ini. Namun beberapa pemain hengkang seperti Zah Rahan dan Otavio Dutra. Sedangkan Bio Paulin rencananya akan dipertahankan dan dinaturalisasi meskipun sempat dikabarkan hengkang. Kemungkinan besar, Persipura akan menggunakan pemain-pemain asli Papua musim lalu, ditambah pemain U-21, yang selalu menjadi tren Persipura tiap tahunnya.

Persiram Raja Ampat
Klub asal Papua memang sulit untuk mendapatkan informasi mengenai kabar transfernya. Tren klub Papua adalah menggunakan pemain lokalnya, klub ini adalah salah satu contohnya.

Persisam Putra Samarinda
Rivki Mokodompit (Sriwijaya FC), Abu Bakar (Persepam Madura), Yus Arfandi (Persiba Balikpapan), Valentino Telaubun (Perseman Manokwari), Sultan Samma (Persegres Gresik), Joko Sasongko, Engel Berd Sani (Arema Cronous), Jean Paul Boumsong (Persebaya Surabaya), Dwi Kuswanto (Persiwa Wamena)
Kombinasi pemain muda PON Kalimantan musim lalu dan beberapa pemain baru akan menghiasi klub asal Borneo ini.

Persita Tangerang
Belum tau pasti siapa saja yang bakal mengisi skuad Persita untuk menghadapi ISL tahun depan. Namun kabarnya beberapa pemain tenar telah mengikuti seleksi, mereka adalah Bobby Satria (PSPS), M. Nasuha (Persib), Aliyudin, Mustofa Aji (Persikabo), Emile Linkers (Persepam).

PSM Makassar
Djayusman (Persela Lamongan), Rahmat Latief (Mitra Kukar), Budi Sudarsono (PSS Sleman), Markus Haris (Persidafon Dafonsoro), Kenji Adachihara (Persib Bandung), Irvin Museng (Persiba Balikpapan), Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC)
PSM akan diisi oleh beberapa pemain lamanya, yaitu Djayusman dan Rahmat Latief yang merupakan pemain asli Sulawesi ini. Meskipun belum dapat dipastikan lolos verifikasi, mereka yakin dan juga tidak main-main dalam menghadapi liga musim depan.

Semen Padang FC
Ezequiel Gonzalez (Persiba Bantul), Septia Hadi (Mitra Kukar), Eka Ramdani (Pelita Bandung Raya), Airlangga Sucipto (Persib Bandung)
Dikabarkan akan merekrut Bambang Pamungkas dan pemain berdarah Minang, Syamsir Alam. Sayangnya kedua-duanya hanya sebatas rumor belaka. Klub ini juga gagal mendapatkan bidikannya seperti Samsul Arif (Arema), Slamet Nurcahyo (Persepam), Valentino (Persisam). Ditambah lagi, mereka ditinggalkan striker andalannya, Edward Junior Wilson dan kabarnya Titus Bonai akan pulang kampung ke Papua. Mampukah Semen Padang bersaing di papan atas ISL musim depan?

Sriwijaya FC
Fauzi Toldo, Ahmad Sumardi, Lancine Kone (Persisam Samarinda), Abdoulaye Maiga (Gazelec), Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang), M. Hamzah (Persiwa Wamena), Erol Iba, Siwanto (Persegres Gresik), Asri Akbar (Persib Bandung), Vendry Mofu (Semen Padang), Selsius Gebze (Persidafon Dafonsoro)
Klub ini kembali melakukan bongkar pasang secara besar-besaran seperti halnya saat kepelatihan Ivan Kolev, yang pada saat itu membongkar pasang Sriwijaya FC dengan pemain-pemain bintang lokal. Namun saat ini, di era kepelatihan Subangkit, Sriwijaya FC akan diisi oleh pemain-pemain muda Sriwijaya FC U-21 yang menjuarai ISL U-21 dan beberapa muka baru. Praktis, hanya Ponaryo merupakan ikon yang bertahan sampai saat ini. Klub ini tiap tahunnya, setidaknya mendapatkan satu gelar, akankah Sriwijaya FC bisa mempertahankan tren juara dengan pemain-pemain mudanya?

Dari bursa transfer di atas, manakah tim favorit yang akan menjadi juara?

"Beberapa klub dari IPL seperti Pro Duta, Persijap Jepara, Persepar Palangkaraya, Perseman Manokwari dan Persiba Bantul belum dicantumkan karena belum ada kabar mengenai bursa transfernya. Prediksi saya klub IPL yang akan lolos ke Liga Indonesia tahun depan adalah Pro Duta dan PSM Makassar"

*Kalau ada beberapa kesalahan pada bursa transfer di atas, mohon dikoreksi agar bisa diperbaiki dan kalau ada yang ingin menambahkan dapat mengisi pada kotak komentar di bawah ini*




09 November 2013

Tagged under:

Me & Statistics








Statistics is the most annoying math subjects for me when I was senior high school student. Moreover, our teacher did not explain us about statistics, we presented them one-by-one, they were different with other math subjects which was explained by the teacher. In addition, when I answered math test, statistics is the last one to be done.

Unfortunately, now, I am being statistics student, playing with more annoying math. Really, I never expect that the one I deny, will come together with me. Her name is statistics, I never look and search for her. Actually, I was failed in first test, then I chose her for the next choice; I did not know why.

There are three possible choices I would like to choose in second chance of the test. They are mathematics, statistics, and computer science. But I did not why, I chose statistics first, then in the second was mathematics. I denied computer science, I wanted to  choose it in first choice but I did not. Neither in second choice, I did not choose computer science. Maybe, quality, existence and age in that university were the reasons why I did not choose it.

I was accepted at the first choice then. At that moment, I was really contented, in other side, I was confused to accept her or not. However, I waited the other selection in other prestigious university, unfortunately I was failed there.

I had a chance to deny statistics if only I took the other selection in newborn engineering university. However, I did not take that test, and decided to choose statistics for the next study.

I concluded that I was failed at test preparation. I did not look from the brighter ways. I did not use chances effectively.I did not make great strategy. I did not get the one I want, wheter I got the unexpected one.

However, in the past, I prayed and requested to God, and I thought half of my requests become real. My accepted requests were:
1.    I want to study in West Java
2.    I want to study in FMIPA

From the first request, specifically I wanted to study in Bandung but I said West Java too. From the second request, specifically I wanted to study in FMIPA located in Bandung. I failed in first test; I succeeded in second test. That’s why I said that ‘half of my requests’.

Actually, there are amazing facts which link me with statistics.
1.    God showed me FMIPA words in the Jubel Calendar* (I saw the FMIPA words in randomly letter) and my feelings said that I would be there. Surprisingly, it was true, I am FMIPA student now.
*The words randomly created from the quotes in Jubel Calendar showed per one month
2.    My twitter name is starthedust. I ever randomly ordered the letter from my twitter name. And in one day, I recognized that my twitter name show statistics. There is stat (statistics’ nickname) from starthedust words; starthedust without r will become stathedust. We can spell it “stat he dust”. What is that mean?
3.   I love amazing facts. And if you know the amazing facts come from statistics. Moreover, I love to search amazing facts from an event. I think that’s okay for me to become statistician.

Now, I have been studying statistics in third semester. No matter what, I must learn and understand statistics seriously, applying statistics in the real life and become useful for other people. Really,  I do not expect to be here. God show me this way, this is the best way to be here. I believe amazing things will come to me.

03 November 2013

Tagged under:

Sampah—Kita Tertinggal Dua Langkah dari Jepang


“Jepang merupakan negara yang sempurna jika saja warga negara di sana tidak memakan babi dan memiliki agama” kira-kira seperti itulah untaian kata yang dilepaskan oleh salah satu pemateri dalam acara seminar beasiswa tahun 2012 lalu di Gedung Statistika Universitas Padjadjaran.

“Jepang merupakan negeri terindah” untaian kata tersebut dikatakan oleh Koko Joni, guru les ketika saya masih berada di bangku sekolah menengah atas sekaligus pemilik St. Ignatius di Palembang. Saya setuju dengan apa yang beliau katakan, Jepang merupakan negeri terindah, negeri yang berbasiskan teknologi namun memiliki keindahan alam yang luar biasa, contohnya saja yaitu sakura yang hanya bisa tumbuh di Jepang.

Dari kedua pernyataan di atas, Jepang merupakan negara yang mesti dibilang ‘wow’. Jepang merupakan negara yang luar biasa, dari segala sisi seperti teknologi, budaya, keindahan alam, sumber daya manusia, dsb. lebih unggul daripada Indonesia. Dalam sisi teknologi misalnya, entah sudah berapa langkah Indonesia tertinggal dari Jepang.

Dalam hal sampah, Indonesia tertinggal dua langkah dari Jepang. Pertama, kebanyakan warga Indonesia membuang sampah sembarangan; hal yang pernah saya amati yaitu: (1) Di kampung saya, seseorang (sudah dewasa) membuang sampah ke sungai sehingga sungai menjadi coklat dan bisa jadi hitam; (2) Di kampung saya, anak kecil yang bermain di sekitar rumah saya, sering membuang sampah (bungkus makanan/minuman) sembarangan; (3) Tidak jarang, seorang mahasiswa sekalipun pernah membuang sampah sembarangan, menurut pengamatan saya—setiap kali meninggalkan kelas biasanya terdapat sampah seperti tisu, kertas maupun bungkus makanan atau botol minuman yang tertinggal di ruangan.

Dari tiga hal di atas saya menyimpulkan bahwa orang Indonesia banyak yang tidak peduli lingkungan. Mulai dari anak kecil hingga dewasa, dari yang tidak terdidik hingga yang terdidik, mereka kurang peduli lingkungan. Entah karena tidak ada kotak sampah atau malas membuang sampah, mereka membuangnya secara sembarangan, dan ataukah ini sifat asli orang kita?

Kedua, meskipun warga Indonesia membuang sampah pada tempatnya, namun antara sampah organik dan sampah anorganik tidak dipisahkan. Berbeda dengan Jepang, senior saya yang pernah ke sana mengatakan (berkicau di twitter) bahwa rumah-rumah dan tempat-tempat di sana memisahkan antara sampah organik dengan sampah anorganik.

Di SMA saya, antara sampah organik dan anorganik dipisahkan, namun ujung-ujungnya sampah tersebut digabungkan kembali di sebuah truk pengangkut sampah. Pemisahan antara sampah organik dan anorganik di sana mungkin hanya sebatas formalitas saja. Bisa jadi berguna untuk melatih siswa untuk membedakan sampah organik dan anorganik atau digunakan untuk mengikuti lomba kebersihan untuk menambah nilai.

Untuk poin yang kedua mungkin sangat sulit direalisasikan di seluruh Indonesia. Jika kita bisa mengatasi poin pertama, artinya kita hanya tertinggal satu langkah saja dari Jepang. Namun, tidaklah mudah mengubah kebiasaan seluruh warga Indonesia agar poin pertama di atas dapat diatasi. Kebiasaan membuang sampah sembarangan yang telah tertanam dan menjadi sifat asli sulit untuk dibuang. Di sinilah, pendidikan sejak kecil yang baik sangat dibutuhkan agar terciptanya kebiasaan cinta terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, marilah kita peduli terdapat lingkungan kita. “Buanglah sampah pada tempatnya”, kalimat ini mungkin sudah sering terlihat dan terdengar di mata dan telinga kita. Tapi jangan hanya sebatas mendengar dan melihat saja, lakukan hal tersebut dengan aksimu, dengan tanganmu!