Followers

07 December 2010

Tagged under:

Simulasi PES 2011 Indonesia vs Thailand berakhir imbang




Indonesia sempat membalikkan kedudukan

Timnas Indonesia berhasil membantai dua tim Asia Tenggara lainnya dalam ajang AFF Suzuki Cup 2010. Dengan skor 5-1, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dan juga dengan skor 6-0, Indonesia mencukur rambut Laos. Dan pada pertandingan berikutnya, Indonesia akan bertanding melawan Thailand. Wajar saja jika Indonesia dapat mengalahkan 2 tim Asia Tenggara tersebut yang memang secara kualitas serta peringkat FIFA kalah oleh Indonesia. Bagaimana dengan Thailand yang memiliki peringkat FIFA di atas Indonesia atau bisa dikatakan peringkat pertama di Asia Tenggara ini?

Kali ini sang penulis blog melakukan simulasi kembali seperti yang terjadi di tulisan sebelumnya menggunakan PES 2011, berbeda dengan yang sebelumnya yang menggunakan PES 2010. PES 2011 yang dimainkan oleh penulis menggunakan patch G1SL 2011 versi 0.2 yang di dalamnya sudah terdapat timnas Indonesia beserta seragam dan skuad barunya. Dengan tingkat kesulitan “Top Player”, waktu “20 min” serta menggunakan KOMU Gameplay. Simulasi ini dilakukan hanya untuk penghibur sebelum pertandingan yang sesungguhnya dimulai.

Formasi timnas Indonesia dan Thailand



Berikut jalannya pertandingan, saya sebagai penulis mengucapkan selamat membaca.

Kukuruyuk... peluit wasit dibunyikan oleh wasit itu sendiri menandakan pertandingan dimulai. Timnas Indonesia yang berbaju dan bercelana menyerang terlebih dahulu pada barisan pertahanan Thailand. Indonesia menguasai jalannya pertandingan sampai menit kelima. Thailand pun mulai menyerang dengan penyerang-penyerangnya. Tukar-menukar serangan terjadi antara kedua tim.

Kartu kuning pertama dikeluarkan kepada Eka Ramdani pada menit ke-19 karena ‘sliding tackle’ yang dilakukannya. Melalui tendangan bebas Datsakorn Thonglao yang memiliki jabatan 2 rangkap yaitu sebagai pemain dan kapten timnas Thailand, ia hampir saja mencetak gol pertama jika saja gawang yang dijaga Markus digeser ke kanan sekitar 30 cm dari tembakan Datsakorn.

Penyerangan Thailand membuahkan hasil, gol pun tercipta melalui kerja sama satu-dua timnas Thailand di mana golnya diselesaikan oleh Teerasil Dangda pada menit ke-32. Datsakorn Thonglao kembali mengancam gawang Markus pada menit ke-37 melalui tendangan jarak jauhnya yang berhasil ditepis dengan cemerlang oleh Markus. Sampai selsainya babak pertama skor masih 0-1 bagi keunggulan Thailand.

Indonesia bangun dari tidurnya. Tertinggal satu gol membuat penyerangan Indonesia terus diseluncurkan. Akhirnya gol pun dicetak melalui kaki Firman Utina pada menit ke-52. Diawali dari ‘dribbling’ Arif Suyono yang dilanjutkan dengan umpannya kepada Gonzalez yang langsung memberi umpan kepada Firman Utina yang tidak terjebak posisi ‘offside’, Firman langsung saja menceploskan bola ke gawang Kosin. Kedudukan pun menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut tercipta, Indonesia makin percaya diri. Pertahanan Thailand harus diserang terus-menerus oleh Indonesia. Kali ini peluang dari Gonzalez pada menit ke-60 yang gagal dimanfaatkannya menjadi sebuah gol. Tidak efektifnya Gonzalez membuat ia digantikan oleh BP pada menit ke-67.

Pergantiaan pemain yang dilakukan Indonesia cukup berguna. Gol kembali disarangkan menit ke-71 melalui pemain pengganti Irfan Bachdim yang menggantikan Arif pada menit ke-52. Diawali dari kesalah barisan pertahanan Thailand yang memberikan umpan yang berhasil dipotong oleh Nasuha. Melalui ‘dribbling’nya Nasuha memberikan umpan kepada BP yang langsung memberikan ‘through pass’ kepada Irfan Bachdim. Ia pun bebas dari jebakan ‘offside’ dan tinggal berhadapan ‘one-on-one’ dengan Kosin. Melalui sontekannya Irfan Bachdim mampu memberikan keunggulan 2-1 bagi Indonesia.

Irfan Bachdim dikejar oleh 2 pemain Thailand dan salah satunya melakukan pelanggaran di kotak penalti

Pemain Thailand melakukan protes kepada wasit

Irfan Bachdim mendapatkan peluang kembali, melalui ‘dribbling’nya ia membawa bola ke kotak penalti, ia dikejar oleh 2 pemain Thailand dan salah satunya melakukan ‘sliding tackle’ kepada Irfan karena kalah adu lari dengan Irfan. Wasit pun menunjuk titik putih dan timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti. Eksekusi dilakukan oleh BP pada menit ke-75, namun sayang tembakannya terlalu kuat dan BP gagal memperbesar keunggulan bagi Indonesia.

Hal ini dapat dimanfaatkan oleh Thailand dengan baik. Thailand dapat menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Diawali dari ‘corner kick’ gol Thailand dicetak oleh Samana memanfaatan bola ‘reborn’ dari sundulan Dangda yang mampu ditepis oleh Markus pada menit ke-77.

Sampai pertandingan usai, skor tetap 2-2. Indonesia sebenarnya bisa unggul 3-1 atau pun 3-2 jika saja tendangan penalti BP tidak meleset. Bukan hanya skor yang imbang namun ‘possession’ juga imbang 50:50.

Itu dia jalannya pertandingan simulasi Indonesia vs Thailand dengan skor imbang 2-2. (ed95/edo.undercover.blogspot.com)

(ps: BP tidak mencetak gol pada saat penalti dikarenakan penulis yang juga memainkan simulasi ini belum mengetahui cara melakukan tendangan penalti pada PES 2011 yang tentunya beda dengan PES 2010)



0 comments: